by

Balitbang Kalbar Bahas 8 Proposal Penelitian 2020

Pontianak, HaluanKalbar – Ada delapan proposal penelitian tahun 2020 yang menjadi pembahasan utama dalam Video Conference Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Kalimantan Barat, Senin (15/6/2020).

Kepala Balitbang Provinsi Kalimantan Barat, Ansfridus J Andjioe menuturkan melalui kegiatan Webinar proposal penelitian ini saya mengharapkan kepada para peneliti agar dapat mempresentasikan proposal penelitiannya secara komprehensif.

Ia pun berharap kepada narasumber dan peserta diharapkan untuk dapat memberikan saran serta masukan terbaik untuk penyempurnaan proposal penelitian Tahun Anggaran 2020.

“Mengingat bahwa kegiatan pembahasan proposal penelitian ini dilaksanakan selama 8 hari kerja. Untuk itu kepada pihak-pihak yang berkepentingan saya harapkan dapat mematuhi jadwal yang telah ditetapkan,” kata Ansfridus di Pontianak.

Ansfrindus menambahkan, pelaksanaan Webinar Proposal Penelitian Tahun Anggaran 2020 ini dimulai pada hari ini Senin tanggal 15 Juni 2020 sampai dengan 24 Juni 2020 dengan mempresentasikan 8 judul penelitian. Namun dalam satu hari kerja hanya dipresentasikan satu judul proposal penelitian dengan durasi waktu untuk setiap harinya kurang lebih 3 jam.

“Seharusnya kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 dan 19 Maret 2020 yang lalu, namun pelaksanaannya terkendala sebagai akibat pandemi Covid-19 sehingga mengakibatkan banyak terjadi penyesuaian dalam regulasi kebijakan maupun penganggaran,” tuturnya.

Setelah kurang lebih 3 bulan terjadi ketidaknormalan kegiatan administrasi pemerintahan maupun kondisi dan tatanan kehidupan di masyarakat, saat ini perlu kita syukuri bahwa kita telah memasuki era baru pada kondisi new normal atau kenormalan baru.

“Kondisi ini sepatutnya kita bersama sikapi secara bijak agar problematika dan tantangan pembangunan dapat kita selesaikan dengan sebaik-baiknya, untuk itu kepada kita semua, saya mengajak kepada kita semua mari kita bekerja, berkarya dengan semangat baru dan memulai era baru ini dengan komitmen yang tinggi agar tercapainya kondisi yang lebih baik lagi seperti yang kita cita-citakan,” katanya.

Adapun Proposal Penelitian yang akan dipresentasikan oleh para peneliti, antara lain

1. Dampak Perkebunan Sawit dalam Mendukung Percepatan Menuju Desa Mandiri di Provinsi Kalimantan Barat;
2. Analisis Determinant untuk Menentukan Solusi Strategis dalam Penurunan Stunting di Kalimantan Barat;
3. Aplikasi Prototype Smoke Liquid dalam Mendorong Perekonomian Petani Karet di Kalimantan Barat;
4. Analisis Kondisi Kemiskinan di Kalimantan Barat;
5. Evaluasi Efektifitas Implementasi Program Pertanian sebagai Penggerak Utama Pembangunan Kawasan Pedesaan;
6. Pengendalian Banjir Berbasis Sistem Informasi Geografis (GIS) di Kalimantan Barat;
7. Potensi Pemberdayaan Masyarakat Sekitar Hutan pada Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM) di Kalbar;
8. Jamban Sehat Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (JAS-BEDA).

(Rizka)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed